Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Berandai-Andai dengan Conditional Sentence

 Untuk berandai-andai dalam bahasa inggris diperlukan pengetahuan tentang Conditional Sentence atau disebut juga If Clause (Kalimat pengandaian). Dengan demikian, maka Conditional Sentence merupakan kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi seperti yang diharapkan. Kalimat pengandaian terdiri atas dua bagian, yaitu man clause (induk kalimat) dan if clause (anak kalimat). Dalam if clause terkandung syarat-syarat yang harus dipenuhi agar keadaan seperti terkandung dalam main clause dapat terwujud. Oleh karena itu, conditional sentences disebut juga kalimat bersyarat. Conditional Sentences atau kalimat pengandaian terdiri dari dua jenis yaitu real conditional (nyata) dan unreal/ contrary to fact (tidak nyata).


Ciri- Ciri Conditional Sentences

Pada umumnya Conditional Sentence memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Menggunakan kata if dalam anak kalimat (subordinate clause). Karena clause ini diawali oleh if maka disebut if clause.
  • Menggunakan modal auxiliary, seperti will, can, may, must, would, could, might, etc. pada pokok kalimat (main clause).

Tipe-tipe Conditional Sentence

Ada tiga tipe Conditional Sentence yang populer, yaitu (yang gak populer entah ada entah tidak hehehe...)

  1. Tipe I: Future Conditional
  2. Tipe II: Present Conditional
  3. Tipe III: Past Conditional 

Conditional Sentence Tipe I: Future Conditional

Kalimat ini mengungkapkan kejadian yang diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi. (probable condition)

Pola kalimatnya seperti ini

If + S + Verb (present), S + future tense

atau

subjek + future tense, if + subjek + future tense

Contoh:

  1. If she comes, I will give her the message.
  2. If you study hard, you will pass the final exam.
  3. If she wins the competition, they will give her a gold medal.
  4. He will not go to the picnic, if it rains.
  5. If we arrive late, she will be angry with us.

Conditional Sentence  Tipe II: Present Conditional

Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi sekarang tetapi tidak terjadi. (improbable condition)

Pola kalimatnya seperti ini

If + S + Verb 2 / were + S + would + Verb1

If + S + V2, Subject + Past Future

Contoh:

  1. If she visited me, I would give her money. (Ket. Ternyata she tidak visit me sekarang)
  2. If I had enough time, I would go fishing.
  3. If you were a sugar, I would be a ant.
  4. If Natasha Rizky were my girlfriend, I would be the happiest boy in the world.
  5. If he smokes less, he wouldn’t cough so much.

Catatan: Pada tipe ini, to be untuk semua subyek pada IF clause adalah WERE.

Conditional Sentence  Tipe III : Past Conditional

Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi di waktu lampau, tetapi tidak terjadi. (impossible condition)

Pola kalimatnya seperti ini

If + S + Past Perfect +, S + Past perfect future + Verb 3

Subject + Past perfect future, if + Subjek + Past Perfect + V3

Contoh:

  1. If he had studied hard, he would have passed the final exam.
  2. If the team had played well, it would have won the competition.
  3. If Alter Bridge had been here, I would have been very happy.
  4. If you had come to my house, you would have met me.
  5. If I had known her number, i would have called her


Posting Komentar untuk "Berandai-Andai dengan Conditional Sentence"

Berlangganan via Email