Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Memahami Rumus Kompleks pada Excel

Rumus sederhana merupakan rumus matematika dengan satu operator, seperti 17 + 29. Sedangkan rumus kompleks memiliki lebih dari satu operator matematika, seperti 50+28*86. Apabila dalam satu rumus terdapat lebih dari satu operasi, maka penulisan rumus atau urutan operasi menjadi hal yang harus diperhatikan, sehingga program Excel dan program spreadsheet lainnya dapat mengerti mana yang harus dihitung terlebih dahulu.

 Urutan Operasi Matematika

Urutan operasi yang berlaku pada semua program spreadsheet adalah sebagai berikut

  1. Operasi yang diapit tanda kurung (Parentheses)
  2. Perhitungan pangkat (Exponential)
  3. Perkalian dan pembagian (Multiplication and Division), tergantung mana yang lebih dulu
  4. Penjumlahan dan pengurangan (Addition and Substaction), tergantung mana yang lebih dulu

Urutan operasi tersebut selanjutnya dikenal dengan istilah PEMDAS yang merupakan singkatan dari Parentheses, Exponents, Multiplication, Division, Addition, Subtraction. Sebagai contoh diberikan rumus senagai berikut.

image

Membuat Rumus Kompleks

Dalam contoh berikut, kita akan membuat rumus kompleks di Excel untuk menghitung biaya pajak penjualan. Biaya pajak penjualan yang dikenakan adalah 5% atau 0,05 dari total penjualan. Dengan demikian berdasarkan spreadsheet yang ada, rumus yang harus ditulis di sel D4 adalah = (D2 + D3) * 0,05. Rumus ini akan melakukan penjumlahan harga barang kemudian mengalikan dengan biaya pajak.

rumus_kompleks_1

Dengan rumus tersebut, Excel akan mengikuti urutan operasi, yaitu dengan menambahkan nilai-nilai di dalam kurung: (247.500.00 + 464.000.000) = 711.500.000. Hasil ini kemudian dikalikan dengan tarif pajak: 711.500.000 * 0,05. Hasilnya adalah 35.575.000.

clip_image004

Dalam memasukkan rumus harus memperhatikan urutan operasi yang diperlukan. Jika tidak, maka spreadsheet akan menghasilkan hasil yang akurat. Dalam contoh yang diuraikan di atas, jika tanda kurung tidak disertakan, maka yang pertama kali dihitung adalah perkalian D3*0,05 dan hasil perkalian ini akan ditambahkan dengan D2. Dndengan oprasi seperti ini, maka hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan yang dierlukan. Tanda kurung merupakan cara yang terbaik untuk menentukan perhitungan mana yang akan dilakukan terlebih dahulu.

image

Menerapkan urutan Operasi pada Rumus Kompleks

Pada contoh yang akan diberikan berikut in, kita akan membuat rumus menggunakan referensi sel dan nilai-nilai numerik untuk menghitung total biaya . Rumus yang akan dibuat harus dapat menghitung biaya untuk setiap item dan menambahkan biaya dari seluruh item untuk mendapatkan total biaya.

Pilih sel C4 kemudian ketik rumus sesuai dengan kebutuhan, yaitu = B2*C2+B3*C3 kemudian tekan Enter. Sesuai dengan urutan operasi, rumus ini pertama-tama melakukan perkalian nilai sel B2*C2 (12.500*5 = 62.500 dan perkalian nilai sel B3*C3 (20.000*3 = 60.000). Masing-masing hasil perkalian kemudian dijumlahkan (62.500+60.000 = 122.500).

clip_image008

Kita juga dapat menambahkan tanda kurung pada rumus sehingga menjadi lebih mudah dibaca. Namun penambahan tanda kurung ini tidak mempengaruhi hasil yang diperoleh karena rumus yang dibutuhkan telah sesuai dengan urutan operasi PEMDAS.

clip_image010

Posting Komentar untuk "Memahami Rumus Kompleks pada Excel"

Berlangganan via Email